Pelayanan BPJS Perlu Pembenahan.

Butuh kesabaran untuk mendapat jaminan layanan kesehatan. (foto: umarsyaifullah)

Butuh kesabaran untuk mendapat jaminan layanan kesehatan. (foto: umarsyaifullah)

Pagi sudah merangkak siang ketika dua bus membawa #sahabatJKN menembus kemacetan Jakarta menuju kawasan Menteng, Kamis (14/8/2014). Kantor Cabang Utama Jakarta Pusat Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) ada di Jalan Proklamasi no. 94A. Sebuah gedung 4 lantai bekas milik ASTEK. Lebih mirip rukan daripada sebuah kantor pemerintah.

Tampak depan Gedung BPJS Jakarta Pusat. (foto: umarsyaifullah)

Tampak depan Gedung BPJS Jakarta Pusat. (foto: umarsyaifullah)

Di halaman yang tak seberapa luas sudah dipenuhi masyarakat yang akan mengurus keanggotaan JKN mereka. Di halaman yang sama terparkir 2 buah mobil dan beberapa sepeda motor. Terlihat jelas itu milik petugas dan inventaris BPJS. Kesan gagap sudah terlihat sejak di halaman ini. Bukankah sebaiknya kendaraan-kendaraan itu diparkir di tempat lain atau di luar halaman, sehingga halaman yang ada bisa dimaksimalkan untuk menata antrean masyarakat? Tentunya harus dipasangkan tenda agar pengantre yang juga ada beberapa lansia tidak kepanasan.

Kerumunan masyarakat yang memadati kantor BPJS Jakarta Pusat. Jika tidak dikelola baik, justru animo masyarakat akan berbalik kontra produktif. (foto: umarsyaifullah)

Kerumunan masyarakat yang memadati kantor BPJS Jakarta Pusat. Jika tidak dikelola baik, justru animo masyarakat akan berbalik kontra produktif. (foto: umarsyaifullah)

Salah seorang lansia tampak dalam antrean tunggu di halaman BPJS Jakarta Pusat. (foto: umarsyaifullah)

Salah seorang lansia tampak dalam antrean tunggu di halaman BPJS Jakarta Pusat. (foto: umarsyaifullah)

Dua petugas lini depan. (foto: umarsyaifullah)

Dua petugas lini depan. (foto: umarsyaifullah)

Pengaturan pelayanan di lini terdepan juga terlihat tidak siap menghadapi animo masyarakat. Dua orang petugas perempuan berdiri di belakang meja yang diletakkan begitu saja di beranda kantor untuk melayani antrean. Dua orang lain duduk di meja lain. Upaya ini terlihat untuk menahan masyarakat untuk tidak semuanya merangsek ke dalam.

Mesin pendaftaran swalayan yang tak beroperasi. (foto: umarsyaifullah)

Mesin pendaftaran swalayan yang tak beroperasi. (foto: umarsyaifullah)

Sebuah mesin seperti ATM dengan tempelan kertas bertuliskan Pojok Online berdiri membisu persis di samping pintu masuk. Layarnya hitam menunjukkan mesin itu tidak beroperasi. Mesin itu tentunya semula diletakkan untuk membantu pendaftaran peserta JKN.

Salah satu petugas di ruang dalam sedang memandu pengisian formulir. (foto: umarsyaifullah)

Salah satu petugas di ruang dalam sedang memandu pengisian formulir. (foto: umarsyaifullah)

Di ruang dalam, seluruh petugas benar-benar terlihat sibuk melayani dari balik mejanya masing-masing. Agak di belakang terletak Back Office yang bertugas membantu kelancaran registrasi. Di lantai dua suasana lebih tenang, agaknya hanya menangani masalah administrasi kantor. Sementara di lantai tiga tampak satu meja kubikal bertuliskan Update Data PNS/TNI/POLRI. Saya tak sempat ke lantai empat, namun dari bawah terlihat tumpukan barang di sisi tangga atas.

Petugas Back Office sedang bekerja keras. (foto: umarsyaifullah)

Petugas Back Office sedang bekerja keras. (foto: umarsyaifullah)

Aktivitas di lantai dua tak begitu sibuk. (foto: umarsyaifullah)

Aktivitas di lantai dua tak begitu sibuk. (foto: umarsyaifullah)

Di lantai tiga, khusus untuk PNS/TNI/POLRI. (foto: umarsyaifullah)

Di lantai tiga, khusus untuk PNS/TNI/POLRI. (foto: umarsyaifullah)

Panitia yang mendahului #sahabatJKN menemui Kepala Unit Pemasaran, Rosalfia Yuliddin. Rosalfia terlihat kaget dengan kedatangan rombongan ini. Ternyata pemberitahuan pada Pimpinan BPJS sehari sebelumnya tidak didisposisikan padanya, sedang sang pimpinan sedang ke kantor pusat. Namun demi pelayanan, Rosalfia sigap mengerahkan sisa stafnya untuk memberi pemaparan di ruang pertemuan lantai tiga yang dalam sekejap dipadati #sahabatJKN. Sebagian panitia terpaksa harus duduk di luar ruangan karenanya.

Seorang peserta meski harus berdiri karena keterbatasan ruang, terlihat antusias mengikuti paparan. (foto: umarsyaifullah)

Seorang peserta meski harus berdiri karena keterbatasan ruang, terlihat antusias mengikuti paparan. (foto: umarsyaifullah)

intip-008

Anjari, Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Kesehatan RI yang juga Ketua Panitia Sosialisasi berada di antara peserta. (foto: umarsyaifullah)

Anjari, Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Kesehatan RI yang juga Ketua Panitia Sosialisasi berada di antara peserta. (foto: umarsyaifullah)

Padatnya acara dan macetnya jalan membuat kami tak banyak waktu untuk mengupas persoalan-persoalan teknis dalam hal pelayanan pendaftaran keanggotaan JKN. Tak lama kemudian kedua bus sudah meluncur menuju Puskesmas Kecamatan Cempaka Putih, Jakarta Pusat untuk kunjungan berikutnya.

Tanggung jawab besar yang diemban oleh pemerintah pusat dalam menyediakan layanan kesehatan secara menyeluruh bagi rakyat Indonesia kadang menyisakan persoalan teknis di lapangan. Hal-hal tersebut sudah mendapat perhatian dari pimpinan BPJS wilayah Divisi Regional IV dengan surat edaran yang berisi himbauan agar “…setiap masyarakat yang datang ke Kantor Cabang BPJS Kesehatan harus terlayani dengan baik dan tidak ada pembatasan nomer antrian”, Selain itu penyelesaian pembuatan kartu keanggotaan juga diminta untuk dilakukan sesegera mungkin.

Hal ini ditanggapi oleh segenap staf BPJS dengan bekerja marathon hingga malam hari demi memenuhi harapan masyarakat. Demikian penjelasan Rosalfia, Kepala Unit Pemasaran BPJS Jakarta Pusat. (us)

copyleft umar syaifullah 2014

Iklan

Satu pemikiran pada “Pelayanan BPJS Perlu Pembenahan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s