[Film] Guardians of the Galaxy (2014)

Fiksi Ilmiah yang Menohok Rasa Kemanusiaan

Poster Guardians of the Galaxy (sumber: http://www.therooster.ca)

Poster Guardians of the Galaxy (sumber: http://www.therooster.ca)

APA yang Anda cari dari sebuah film? Sutradara, pemain, cerita, genre, atau … lagu? Guardianrs of the Galaxy nyaris memberikan seluruh aspek tersebut. Film produksi Marvel yang tentu saja diangkat dari kisah komik ini terhitung paling sukses di antara film sejenisnya di 2014. Diperani oleh Chris Pratt (Lego Movie, Money Game, Zero Dark Thirty), Zoe Saldana (Avatar, Colombiana, Star Trek: Into Darkness, Pirates of the Caribbean: The Curse of the Black Pearl) dan Dave Bautista (Riddick, serial WWF dan WWE di televisi).

Selain mereka bertiga yang berakting pas-pasan, justru ada dua karakter yang mencuri perhatian dan menghidupkan keseluruhan film ini. Keduanya diperankan oleh dua nama ‘besar’, Bradley Cooper dan Vin Diesel. Bradley Cooper (trilogi The Hangover, Silver Linings Playbook, Limitless, The A-Team) mengisi suara karakter Rocket Raccoon, seekor rakun buas yang menjadi pemburu bayaran namun lucu. Rocket ditemani oleh sosok pohon ajaib bernama Groot (Bld: Besar) yang suaranya diisi oleh Vin Diesel (XXX, Fast and Furious, Riddick).

Pada jajaran pemeran pendukung ada Glenn Close, Stan Lee, Djimon Hounsou, dan Benecio Del Toro. Adapun James Gunn yang lebih banyak menyutradarai film-film televisi dan penulis skenario menjadi Penulis skenario dan Sutradara. Di film ini, Gunn membawa energi kreatif pada segenap kru dan pemainnya baik melalui hadiah, musik, atau kadang dengan keisengan.

Banyak |othak-athik gathuk| alias fakta yang dicocok-cocokkan. Semisal, munculnya karakter Howard the Duck setelah 28 tahun sejak penampilan perdananya di Howard the Duck (1986), dibarengi dengan soundtrack Cherry Bomb. Cherry Bomb adalah nama band dalam film terdahulu. Chris Pratt dan Zoe Saldana sama-sama ikut audisi film Startrek (2009). Bedanya, Zoe diterima, Chris tidak. Quill menyebut kelompoknya adalah segerombolan pecundang (losers), sementara Zoe pernah membintangi film komik yang berjudul The Losers (2010). Tokoh-tokoh Guardians of the Galaxy muncul pertama kali dalam komik Marvel tanggal 18 Januari 1969, bersamaan dengan kelahiran Dave Bautista. Di bagian awal film, Quill lolos dari sergapan prajurit-prajurit Sakaaran. Tempat asal Sakaaran adalah planet Sakaar yang dalam komik pernah disinggahi oleh raksasa hijau Hulk. Adakah nama Sakaar sama atau mengambil dari nama salah satu bagian dari neraka Saqar? Silakan lihat al Qur’an surat 74 Al Muddatstsir, ayat 26-29. Dan banyak lagi lainnya.

 

Pecundang

Permata azimat di dalam cupu (sumber: http://www.previewmag.nl/)

Permata azimat di dalam cupu (sumber: http://www.previewmag.nl/)

Lima karakter dengan latar belakang berbeda, bersatu melawan kekuatan jahat yang ingin menghancurkan galaksi melalui perebutan sebuah |cupu| atau |cepuk| yang berisi permata azimat. Dalam khazanah komik terdapat 6 permata azimat yang mengandung kekuatan tertentu bagi pemiliknya. Keenam permata itu adalah Permata Jiwa, Waktu, Pikiran, Tempat, Kekuatan, dan Wujud. Dalam film ini yang diperebutkan adalah Permata Kekuatan. Permata ini memberikan kekuatan tak terbatas bagi pemiliknya.

Yang membedakan film ini dengan film-film superhero lainnya adalah tokoh-tokohnya merupakan sosok yang tidak terlalu hebat dan sangat ‘manusiawi’. Seorang pencuri, dua tukang kelahi, seorang pembunuh, dan seorang maniak. Kekuatan mereka adalah persatuan dari niat untuk melakukan yang terbaik melalui pengorbanan.

Rocket Raccoon: Tapi Quill, mengalahkan Ronan itu mustahil. Sama saja menyuruh kita mati.
Peter Quill: Yaah. Begitulah kira-kira.
[jeda]
Gamora: [berdiri] Quill, Hampir seumur hidupku kuhabiskan di antara musuh. Aku akan bangga jika mati di antara teman-temanku.
Drax sang Penghancur: [berdiri] Kau orang terhormat, Quill. Aku akan bertempur bersamamu. Toh pada akhirnya aku akan berjumpa lagi dengan ruh istri dan anakku.
Groot: [berdiri] Aku Groot.
Rocket Raccoon: Ah. Persetan. Aku juga takkan hidup lama. [berdiri]
Rocket Raccoon: Nah. Aku sudah berdiri kan? Puas? Kita semua berdiri. Sekelompok orang gila.

Bukan hanya gila, mereka juga pecundang. Sebagaimana Quill katakan ketika mereka berkumpul.

Peter Quill: Kau tahu apa yang kulihat saat ini? Pecundang. Orang-orang yang kehilangan sesuatu. Kehilangan rumah, keluarga, kehidupan normal.

Dan ketika ditanya alasan untuk menyelamatkan Galaksi, Quill memberi jawaban yang sangat logis namun punya makna dalam.

Rocket Raccoon: Mengapa kau tiba-tiba mau menjadi penyelamat? Apa yang pernah dilakukan Galaksi ini padamu? Mengapa kau mau menyelamatkannya?
Peter Quill: Karena aku adalah salah satu pecundang yang tinggal di Galaksi ini!

Ah. Betapa banyak pecundang di dunia ‘nyata’ kita ini yang tidak merasa tinggal di negeri yang bernama INDONESIA.

 

Karakter

Dua sekawan, Rocket Raccoon dan Groot. (sumber: http://www.moviecricket.com)

Dua sekawan, Rocket Raccoon dan Groot. (sumber: http://www.moviecricket.com)

Rocket, si rakun maniak juga punya sisi humanis. Dalam mabuknya, ia menyimpan kepedihan karena tubuhnya dipreteli, direkayasa genetik, dan dirakit kembali menjadi setengah robot. Segala hinaan yang kerap diterimanya ternyata membawa kepedihan yang dalam. Tapi itu hanya ketika ia mabuk. Ketika sadar, ia adalah monster kecil yang suka menghina dan kadang jahil.

Begitu pula Drax sang Penghancur, ternyata di balik keganasannya tersimpan kepedihan seorang lelaki yang kehilangan istri dan anak perempuannya akibat dibunuh oleh Ronan. Adapun Gamora, adalah yatim piatu dari dunia alien yang dibentuk menjadi mesin pembunuh oleh Thanos. Ia menjadi muak dengan segala pekerjaan kotor yang dilakukannya dan mencari jalan penebusan.

Karakter-karakter yang diciptakan komik serta dikembangkan lagi oleh penulis skenario ini mengingatkan pada karakter komik lokal kita. Pengkor, salah satu musuh Gundala Putera Petir (dalam komik Gundala Cuci Nama, Hasmi 1974) pernah dikisahkan bahwa ia menjadi penjahat karena ia tak diterima di dunia ‘normal’. Meski ia punya kecerdasan tinggi, namun kecacatan fisiknya serta hinaan yang diterima sepanjang hidupnya membuat ia memutuskan menjadi penjahat besar.

Penciptaan karakter-karakter seperti ini yang langka atau nyaris tak ada dalam film-film Indonesia. Ini adalah salah satu unsur yang membuat film Hollywood hampir selalu menarik untuk ditonton. Tentu tidak mudah dan membutuhkan kecerdasan serta riset yang mendalam dalam mengembangkan sebuah karakter. Itulah harga sebuah profesionalisme.

 

Rekomendasi: ♥♥♥♥♥

Jadi, ini adalah sebuah film yang saya rekomendasi untuk ditonton bersama keluarga di akhir tahun 2014 ini. Meski sudah tayang di bioskop-bioskop Indonesia akhir Agustus lalu, bukan berarti tidak ada kesempatan lain untuk menontonnya (lagi) bukan? *wink. Agaknya Guardians of the Galaxy akan masuk nominasi Piala Oscar tahun depan, paling tidak dalam kategori skenario atau cerita adaptasi terbaik. Atau apakah karakter Rocket Raccoon yang diisi suara oleh Bradley Cooper akan menuai penghargaan?

Bagi para orangtua yang mengalami masa remaja di era 70-80 an, lagu-lagu yang dipasang sebagai soundtrack film ini akan sangat membangkitkan kenangan -yang mudah-mudahan- indah. Dalam film malah ditampilkan sebuah pemutar kaset keluaran Sony tipe TPS-L2 tahun 1979. Awalnya dijuluki “Soundabout”, dan kemudian diubah menjadi “Walkman”. Sebagai penutup silakan menikmati sebuah soundtrack berikut.

copyleft umar syaifullah 2014

Iklan

2 pemikiran pada “[Film] Guardians of the Galaxy (2014)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s